Mahasiswa Prodi KPI Ikuti Seminar Pengaruh Media Sosial terhadap Kesehatan Mental di Era Digital

Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengikuti seminar bertajuk “Pengaruh Media Sosial terhadap Kesehatan Mental di Era Digital” yang diselenggarakan pada Kamis, 12 Februari 2026, di Ruang Workshop Gedung Yayasan Ar-Risalah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Eka Prahadian Abdurahman, S.I.Kom., M.K.M., ICAP I (International Certified Addiction Professional), yang dikenal aktif dalam bidang adiksi dan kesehatan mental.

Dalam pemaparannya, Eka Prahadian Abdurahman menegaskan bahwa media sosial memiliki dua sisi yang tidak dapat dipisahkan: sebagai sarana edukasi dan komunikasi, namun juga berpotensi memicu kecanduan digital, kecemasan sosial, hingga gangguan kesehatan mental apabila digunakan secara berlebihan dan tanpa kontrol. Ia menjelaskan bahwa fenomena fear of missing out (FOMO), perbandingan sosial, serta paparan konten negatif menjadi faktor yang memperburuk kondisi psikologis generasi muda.

Seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa. Di era digital yang serba cepat, mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Oleh karena itu, literasi digital dan kesadaran terhadap kesehatan mental menjadi hal yang sangat mendesak.

Kegiatan ini dinilai sangat penting, khususnya bagi mahasiswa Prodi KPI, yang kelak akan berkecimpung dalam dunia media dan komunikasi. Pemahaman mengenai dampak psikologis media sosial menjadi bekal strategis agar mampu menghadirkan konten yang sehat, edukatif, dan membangun.

Salah satu mahasiswa peserta menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat-sangat penting dan relevan dengan kondisi saat ini. Ia berharap seminar ini memiliki kelanjutan pada sesi kedua (part 2), mengingat permasalahan media sosial saat ini dinilai sangat mengganggu kehidupan sehari-hari, baik dari sisi akademik, produktivitas, maupun relasi sosial.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif mahasiswa untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak, seimbang, dan bertanggung jawab, demi menjaga kesehatan mental di tengah derasnya arus digitalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *