Suasana serius tampak menyelimuti ruang ujian di kampus STAI As-Sunnah pada Sabtu, 21 Februari 2026. Mahasiswa semester akhir Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengikuti ujian TOEFL Bahasa Arab sebagai salah satu syarat kelulusan.
Bagi sebagian mahasiswa, ujian ini bukan sekadar formalitas akademik, melainkan momentum pembuktian atas proses panjang pembelajaran Bahasa Arab selama masa studi. Soal-soal yang menguji kemampuan mendengar, memahami teks, serta penguasaan struktur bahasa menjadi tantangan tersendiri.
Salah seorang peserta ujian mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari memperbanyak latihan soal hingga mengulang materi dasar nahwu dan sharaf. “Ini menjadi ujian terakhir sebelum kami benar-benar menyandang gelar sarjana. Tentu ada rasa tegang, tetapi juga bangga,” tuturnya.
Pihak Prodi KPI menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keseriusan kampus dalam menjaga mutu lulusan. Bahasa Arab dinilai sebagai kunci utama dalam memahami khazanah keilmuan Islam serta memperkuat kualitas dakwah dan komunikasi Islam yang berbasis sumber autentik.
Melalui ujian TOEFL Bahasa Arab ini, STAI As-Sunnah berharap para lulusan KPI mampu tampil sebagai komunikator Islam yang tidak hanya cakap berbicara, tetapi juga kuat dalam landasan ilmiah dan literatur berbahasa Arab.
